Showing posts with label amerika. Show all posts
Showing posts with label amerika. Show all posts

Thursday, October 23, 2008

SBY Lihat Langsung Pilpres AS


Jakarta - Berdekatannya waktu Pilpres AS dengan Pemilu di Indonesia membuat beberapa tokoh politik aktif memperhatikan jalannya proses demokrasi di Negeri Paman Sam itu. Ketua Umum PAN, Soetrisno Bachir (SB) akan melihat langsung proses pemilihan Presiden AS pada 4 November mendatang.

"SB akan menjadi satu-satunya Ketua Umum parpol di Indonesia yang menyaksikan pemilihan presiden Amerika secara langsung di Amerika," kata Media relation SB, Adang Durahman dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (23/10/2008).

Tidak hanya melihat jalannya pemilu, SB juga akan melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh dari Partai Demokrat Amerika. Pertemuan itu dilakukan karena platform dan kerja Demokrat dianggap sejalan dengan partai pimpinan SB.

Menurut Adang, pertemuan dengan pimpinan Demokrat akan lebih punya makna strategis jika kemudian Barack Obama memenangkan Pilpres AS.

"SB ingin belajar banyak ke Demokrat di AS bagaimana membangun partai yang modern dan cara memenangkan pemilihan presiden," tegas Adang

sumber: detik.com

Monday, October 20, 2008

Jaringan Mafia Cina Indonesia di AS

KANTOR Organisasi Masyarakat China Indonesia di Amerika (CIAS) berlokasi di 6155 Pohick Station Deive, Fairfax Station, Virginia. Biro jasa ini melayani pengurusan suaka, kartu tanda pengenal, SIM, kartu hijau, dan paspor Amerika.

Gedung CIAS juga menjadi tempat tinggal Hans Gouw dan Isnayanti Gouw, istrinya.Sejak September 2000, CIAS sering memasang iklan di majalah Indonesian Journal yang terbit di Fontana, California, dan Indonesia Media, terbitan Glendora, California. CIAS punya perwakilan di seluruh Amerika dengan pimpinan cabang masing-masing.

Misalnya, Jenny Gandasaputra di kawasan Pantai Timur, Lestari Nugroho di Pantai Barat, Herlina Suherman di Mid West, dan Willy Irsan serta Raymond Marschall, Direktur Urusan Keanggotaan CIAS. Ada empat lembaga lain yang punya bisnis sejenis.

Mereka adalah Asian American Placement Services (AAPS), Kumala Nusantara, Petra International, dan Chinese Indonesian Pribumi Community Services (CIPCS). AAPS adalah kantor jasa pengurusan asilum dan imigrasi bagi pendatang Indonesia, berkantor di 6003 Captain Marr Court, Fairfax Station, Virginia. Sejak Agustus 2001, lembaga ini selalu memasang iklan di majalah Indonesian Journal dan Indonesia Media yang terbit di Virginia.

Dalam iklannya, AAPS bisa menyediakan jasa asilum, pengurusan kartu hijau, visa Amerika dan Kanada, serta mengurus izin menyopir di Amerika. Semua permintaan akan ditangani langsung oleh Mega G. Saputra alias Megawaty Gandasaputra, 46 tahun, yang suaka politiknya dikabulkan pada 1999. Ia dibantu suaminya, Michael Wright, 43 tahun, warga Amerika.Kumala Nusantara atau dikenal dengan KN atau K-Nusantara Service Inc berkedudukan di 6155 Pohick Station Drive, Fairfax Station, Virginia. Gedung yang ditempati adalah bekas kantor CIAS, sekaligus markas Hans Gouw. Kantor jasa yang melayani asilum, pembuatan kartu identitas, SIM, dan sebagainya ini dikelola Nany Kumala. Ia pernah bekerja di CIAS sampai November 2003.

Petra International yang berlokasi di Great Tree Court, Fairfax, Virginia, adalah tempat tinggal Jenny Gandasaputra dan Herman Tanudjaja. Bisnisnya ekspor-impor barang-barang Amerika. Pada 13 Maret 2003, Jenny menjual rumah ini ke Isnayanti Gouw seharga US$ 338.000. Pada 22 Desember 2003, Gouw memberikan bangunan itu sebagai hadiah pada Jenny.CIPCS berlokasi di 7800 Delano Court, Manassas, Virginia. Alamat ini sekaligus menjadi rumah tinggal pemiliknya, Silvy Karageorge alias Silvy Waluyo alias Silvy Rodriguez alias Silvy Tjandratanaja, warga Amerika berusia 47 tahun.

Kelima perusahaan yang dituduh sebagai jaringan pemalsu dokumen imigrasi itu digerakkan sejumlah tokohnya. Mereka kini ditahan Pemerintah Amerika Serikat. Di antara mereka yang ditahan itu adalah:

Hans Gouw:HANS Gouw, yang juga dikenal dengan nama Liong Hoat Gouw atau Hady Gandasaputra, warga negara Indonesia berusia 53 tahun. Pria yang lahir di Indonesia, 12 Maret 1951, ini dikabulkan permohonan suakanya pada 22 Juli 1999.

Sekarang Hans sedang dalam proses menunggu perubahan statusnya menjadi permanent resident atau pemegang kartu hijau. Ia menjabat sebagai Direktur Umum CIAS.

Isnayanti Gouw: ISNAYANTI Gouw, juga dikenal sebagai Isnayanti Al Yanti, istri Hans Gouw. Ia lahir di Indonesia pada 29 Januari 1969. Permohonan suaka politiknya dikabulkan Pemerintah Amerika Serikat pada 22 Juli 1999. Ia ikut menangani berbagai urusan di CIAS yang dipimpin suaminya.

Jenny Gandasaputra:JENNY Gandasaputra, yang juga dikenal sebagai Sioe Hoa Gouw atau Jenny Tanudjaja, adalah adik perempuan Hans Gouw. Lahir di Indonesia pada 9 Februari 1953. Permohonan suaka politiknya dikabulkan Pemerintah Amerika pada 27 Oktober 1999. Ia menikah dengan Herman Tanudjaja, dan tinggal di Fairfax, Virginia.

Dalam CIAS, Jenny duduk sebagai wakil di Pantai Timur. Ia juga menjadi wakil perusahaan Petra International. Anak laki-lakinya, Joandi C. Gani, manajer di perusahaan itu.

Johnson Aliffin:JOHNSON Aliffin, 33 tahun, warga negara Indonesia yang lahir pada 15 April 1971. Permohonan suaka politiknya dikabulkan Pemerintah Amerika pada 23 April 2001. Aliffin adalah mantan pegawai pada CIAS yang bertugas menangani kasus para klien di organisasi tersebut.

Ratna Sari Hartanto:RATNA Sari Hartanto alias Ai "Laura" Ling adalah warga negara Indonesia berusia 38 tahun yang lahir 17 Juni 1966. Permohonan suaka politiknya dikabulkan Pemerintah Amerika pada 29 Mei 2001. Ratna, yang sekarang tidak diketahui keberadaanya, mantan pegawai CIAS yang ikut membantu menangani kasus para klien.

Rosita Setyawati:ROSITA Setyawati alias "Budi" adalah warga negara Indonesia berusia 46 tahun. Ia datang ke Amerika pada 26 Januari 2001 dengan visa turis. Pada 1 Agustus 2001, ia mengajukan permohonan suaka politik, tapi kemudian ditarik kembali ketika Pemerintah Amerika mempertanyakan keabsahan kisah yang dijadikan alasan. Pada 14 Oktober 2004, ia mendapat perintah deportasi.Saat ini, status Rosita sebagai objek pemulangan paksa karena melanggar perintah deportasi. Rosita adalah teman kongsi Hans Gouw. Mereka kerap mencari klien orang Indonesia di Philadelphia untuk CIAS. Pada 10 November 2004, Rosita dituntut Pengadilan Virginia dengan tuduhan penipuan pada permohonan suaka politik.

Brigitta Parerra:BRIGITTA Mercy Parerra, alias Gita alias Brigitta Mercy Laihabas alias Maria Yohana alias Yoh Mei En, seorang warga negara Indonesia berusia 35 tahun. Gita mengaku lahir pada 20 Juli 1969. Tapi, ketika menggunakan nama Maria Yohana, ia memberi tanggal lahir dengan tahun berbeda, menjadi 20 Juli 1965.

Menurut data imigrasi, Gita terakhir masuk Amerika Serikat memakai nama Brigitta Parerra pada 18 November 2001, dengan menggunakan visa turis.Permohonan suaka Gita dikabulkan Pemerintah Amerika pada 14 November 2002. Suaka politik ini menggunakan nama Maria Yohana. Pihak berwenang Virginia yakin, Parera tak lain adalah Yohana yang bekerja sebagai sekretaris sekaligus penerjemah CIAS.

Willy Irsan:WARGA Indonesia berusia 33 tahun ini lahir pada 19 September 1971. Ia masuk ke Amerika pada 28 Juli 2000 sebagai turis. Pada 16 Mei 2003, permohonan asilumnya ditolak. Irsan kini menunggu dideportasi. Irsan yang tinggal di 14426 Awbrey Patent Drive, Centreville, Virgnia, dikenal sebagai penerjemah unuk CIAS.

Achnita Supomo:WANITA berusia 37 tahun ini warga Indonesia. Ia istri Willy Irsan. Achnita lahir pada 3 Mei 1967. Ia terakhir masuk Amerika sebagai turis pada 1 Juli 2000. Visanya habis. Kini ia menunggu dideportasi. Ia dikenal sebagai penerjemah untuk CIAS.

Lestari Nugroho:WANITA berusia 28 trahun ini warga Indonesia yang lahir pada 23 Oktober 1976. Permohonan suaka politiknya dikabulkan pada 5 Maret 2002. Ia tinggal menunggu izin permanent resident-nya keluar. Lestari tinggal di Portland, Oregon. Ia wakil CIAS di Pantai Barat. Pada 10 November 2004, Lestari dituntut Pengadilan Virginia dengan tuduhan penipuan permohonan suaka politik.

Raymond Marschall:WARGA Indonesia berusia 26 tahun, lahir 7 Maret 1977, dan masuk Amerika pada 27 Agustus 2000 sebagai turis. Visanya habis, dan Marshcall sedang menunggu dideportasi. Alamat terakhir tercatat di 5506 Great Tree Court, Fairfax, Virginia. Ia pernah menjabat sebagai direktur keanggotaan di CIAS.

Hanny Kembuan:WARGA Indonesia berusia 46 tahun ini dikabulkan permohonan kartu hijaunya pada 19 Januari 1995. Sejak Maret atau April 1995, Hanny adalah perwakilan CIAS yang para anggotanya tinggal di Virginia. April lalu, Hanny sempat terbang ke Indonesia dan kembali ke Amerika pada 19 September 2004 lewat Los Angeles, California. Pada 10 November 2004, Hanny dituntut Pengadilan Virginia dengan tuduhan penipuan permohonan suaka politiknya.

Surya Halim:PRIA berusia 33 tahun warga Indonesia ini dikabulkan permohonan suaka politiknya pada 28 Juni 2002. Ia kini menunggu kartu hijaunya. Fasih berbahasa Inggris dan Indonesia, tinggal di 144226 Awbey Patent Drive,Centreville, Virginia. Ia penerjemah di CIAS.Danny Susanto:PRIA 34 tahun warga Indonesia, dikabulkan permohonan suaka politiknya pada 9 Februari 2004. Kini tinggal menunggu statusnya sebagai permanent resident. Tinggal di 6155 Pohick Station Drive, Fairfax Station, Virginia. Susanto mantan pegawai di CIAS yang mempersiapkan aplikasi asilum.

sumber: gatra

Teori Konspirasi Amerika Tentang Pendaratan di Bulan

http://www.apfn.org/images/moonlanding.jpg


Para rekan-rekan sekalian masih ingat gak..tentang pendaratan di bulan oleh Neil Amstrong yang di klaim palsu….sekarang aku ingin memberikan bukti-bukti….tentang teori yang mengklaim pendaratan palsu itu…

1 Mana Bintangnya
lihat foto diatas…,mengapa tidak ada bintang pada gambar yang diambil para astronot dari permukaan Bulan. Logikanya tanpa atmosfer otomatis langit Bulan menjadi gelap. Jika demikian tentunya pengamat bisa melihat objek-objek terang seperti bintang

teori : Penjelasannya sangat sederhana,film dengan kualitas terbaik pun tidak dapat memperlihatkan secara bersamaan dua objek , yg satu sangat terang (pakaian astronot warna putih yang terkena sinar matahari) dan obyek lain yang redup (bintang).
Story Mugrave,seorang astronot yg telah terbang keluar angkasa sebanyak enam kali ,mengatakan bahwa ketika ia berada diluar pesawat , dibawah sinar matahari yang terang , ia tidak dapat melihat bintang-binatang.Namun ketika pesawat berada di dalam bayangan bumi dan matanya dapat beradaptasi dengan lingkungan yg lebih gelap ,pada saat itulah dia dapat melihat bintang.

Penjelasan lainnya,pada langit Bumi, partikel-partikel atmosfer Bumi akan menghamburkan cahaya matahari pada panjang gelombang biru, sehingga langit siang hari pun tampak biru. Berbeda dengan Bulan, yang hampir dapat dikatakan tidak memiliki atmosfer sehingga langit senantiasa gelap, baik siang maupun malam. Jadi, jika kita berada di Bulan, tentunya bintang akan selalu terlihat. Tetapi kenapa tidak terekam dalam gambar yang diambil Apollo? Dalam foto itu, sebenarnya bintang tersebut ada, namun terlalu redup untuk ditangkap kamera. Kamera dan film yang digunakan oleh para astronot disetel untuk mengambil gambar-gambar kegiatan di Bulan. Exposure timenya diatur sedemikian rupa agar dapat merekam kondisi permukaan Bulan yang terang, bukan untuk mengambil gambar objek-objek lemah pada langit latar belakang.



2. Bayangan Seri Searah
Sumpah,lihat foto diatas aku pingin ketawa ngakak!! gimana coba,masa sih bayangan astronot dan bagian-bagian peralatan ilmiah di permukaan bulan tidak benar-benar paralel? nggak masuk akal!!

teori :gambar bayangan yang seharusnya paralel , krn hanya diterangi satu sumber cahaya yg jauh seperti matahari.Namun,hal itu benar jika kamu berada dipermukaan yang rata dan tidak berefek 3 dimensi. Jika kamu mecoba memperlihatkan realitas 3 dimensi pada permukaan yg tidak rata di dalam foto dua dimensi yg memiliki kontras,bayangan jatuh ke arah yg sedikit berbeda.


http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/dd/Buzz_salutes_the_U.S._Flag.jpg/600px-Buzz_salutes_the_U.S._Flag.jpg


3. Bendera Berkibar..Halah…


Ampuunnn,NASA nih nggak profesional banget buat film-nya,amatiran banget.Masa sih bendera bisa berkibar ditempat yang hampa udara seperti bulan.Logikanya,bendera dapat berkibar apabila ada angin, karena hanya udara yg bergeraklah yg dapat mengibarkan bendera.Jangan-jangan memang benar-benar dipalsukan di studio film nih?

teori : 1. Tidak ada angin di dalam studio film kecuali jika kipas angin dihidupkan.
2. Jika ada cukup banyak angin di studio film,sehingga bendera berkibar ,angin itu juga pasti menggerakkan debu-debu di kaki mereka.
3. Untuk bisa berkibar, bendera tidak selalu membutuhkan angin. Setidaknya di ruang angkasa hal inilah yang terjadi. Pada kondisi di Bulan, bendera dipancangkan bukan hanya pada tiang vertikal, tapi terdapat juga tiang horizontal yang ditambahkan di bagian atas bendera, sehingga bendera tersebut tampak tergantung dan merentang. Selain itu permukaan Bulan yang keras mempersulit pemancangan tiang bendera, sehingga para astronot harus memutar tiang tersebut maju mundur agar bisa ditanamkan di tanah bulan. Akibat gerakan ini, bendera tersebut berkibar, atau yang sebenarnya lebih tepat jika disebut bergetar. Di Bumi kibaran bendera terjadi beberapa detik dan diperlambat oleh udara, tapi kondisi vakum di Bulan menyebabkan gerakan bendera tersebut tidak akan berhenti karena tidak ada gaya dari luar yang menghentikannya.

Sesungguhnya, bendera yg berkibar itu justru membuktikan bahwa para astronot memang berada di Bulan.Bendera itu bergoyang karena baru saja dipasang.Dan terus bergoyang selama beberapa waktu dengan cara yang tidak biasa karena gravitasi Bulan 1/6 gravitasi Bumi, dan karena tidak ada udara di bulan untuk segera menghentikan gerakan bendera.
bueh..yang ini mendukung ternyata…..

4. Mana Kawahnya…?
lihat tuh jelas 2x..Untuk roket seukuran Apollo seharusnya semburannya dapat menimbulkan lubang yang besar pada permukaan Bulan. Jadi, bagaimana bisa roket mendarat mulus tanpa membekaskan jejak besar?


teori :Untuk melakukan sebuah pendaratan tentu tidak dilakukan dengan kecepatan tinggi tapi dengan kecepatan yang diperlambat. Tidak ada satu orangpun yang memarkirkan mobilnya dengan kecepatan 100 km/jam. Hal yang sama berlaku juga pada Apollo 11. Semburan roket memiliki dorongan 5000 kg, tetapi roket tersebut diperlambat sampai sekitar 1500 kg saat mendekati permukaan. Dengan diameter pipa pengeluaran roket sebesar 54 inci (dari Ensiklopedia Astronautica), dan ukuran roket sekitar 2300 inci persegi, semburan roket hanya menimbulkan tekanan sekitar 0.75 kg /inci persegi. Tekanan sebesar ini tidak akan sampai menimbulkan jejak lubang yang besar.

Hasil foto-foto yang diambil di Bulan juga memperlihatkan adanya bayangan yang kurang gelap. Obyek yang seharusnya gelap karena berada dalam daerah bayangan, tetapi dalam foto dapat jelas terlihat, termasuk tulisan di sisi pesawat. Jiika Matahari merupakan satu-satunya sumber cahaya, dan tidak ada udara yang dapat menghamburkan cahaya, seharusnya bayangan yang terjadi sangat gelap. Sebuah persepsi yang salah. Memang ini bukan di Bumi dan cahaya Matahari tidak dapat dihamburkan dalam kondisi hampa udara. Tapi di Bulan masih ada sumber cahaya lain yang berasal dari Bulan sendiri. Debu di Bulan memiliki sifat yang khas: yaitu memantulkan kembali cahaya ke arah sumber cahaya berasal.


5. Transmisi Suara Kod Mulus Amet…?


Transmisi suara dari bulan ke bumi kok gak ada jedanya sama sekali, padahal mustinya kira-kira 5 detik, baru nyampe ke bumi?

nih cuplikan nya…
1.102:41:12 Duke: Eagle, you’ve got 30 seconds to P64.
2.102:41:19 Aldrin: Roger. (Pause)
3.102:41:27 Duke: Eagle, Houston. Coming up 8:30; you’re looking great. (Pause)
4.102:41:35 Armstrong: (Garbled) 64.
5.102:41:37 Duke: We copy. (Long Pause)

hayooo….aneh tuh…

teori : Coba liat antara line 1 dan 2, ada 7 detik berlalu setelah mission control (Duke) memberikan informasi sampai terdengar konfirmasi dari Aldrin, waktu yang lebih dari cukup untuk gelombang elektromagnetik merambat ke bulan dan kembali lagi ke bumi. (jarak bumi ke bulan sekitar 360 ribu km, kecepatan cahaya sekitar 300 ribu km/s bolak balik cukup sekitar 2,4 detik saja)

Tapi coba perhatikan hanya ada 2 detik berlalu setelah informasi dari Armstrong dan konfirmasi dari mission control waktu yang juga lebih dari cukup untuk gelombang suara merambat dari speaker mission control ke telinga Duke lalu merambat dari mulut Duke ke mic dihadapannya.


6. Foto..eh..anehhh..?
pasalnya tidak akan ada foto yang bisa diambil di bulan, sebab film akan meleleh pada suhu 250°F.


teori : Film yang biasa akan segera meleleh jika di ekspos pada suhu 250°F, bagaimanapun film yang digunakan bukan film biasa, dan tidak pernah diekspos pada temperatur sekian.
Astronot Apollo menggunakan film tranparansi khusus yang didisain spesifik, di bawah kontrak NASA, untuk lingkungan yang tidak ramah misal di Bulan. Menurut Kodak,film akan mulai melemah pada 200°F,dan tidak akan meleleh sampai pada suhu 500°F. Kamera juga diproteksi didalam casing spesial yang didisain agar tetap dingin. Situasi di Bulan yg hampa udara sangat berbeda dengan misal di dalam oven. Tanpa konveksi dan konduksi,metode yang mungkin untuk transfer panas hanyalah radiasi.Panas radiaktif bisa dialihkan secara efektif dengan membungkus material menggunakan permukaan reflektif,biasanya material putih. Casing dari kamera sama juga seperti seragam astronot,putih.]


buehhh…tetapi ada biar bagaimanapun ini hanya teori cing…di gembar-gemborkan juag gak guna…jadi capek juga…ini tidak adil..pasalnya selain armstrong banyak juga tuh pendaratan di bulan yang lain…lagian..kalo kita skeptis terhadap teori ini Satu lagi yang harus menjadi bahan renungan kita semua,jika kita tetap meyakini teori konspirasi ,sama saja kita tidak menghargai hasil kerja keras jejaring global yang talah melibatkan 400.000 ilmuwan,ahli mesin, pegawai, pengacara, akuntan, teknisi dan petugas perpustakaan yang membantu mewujudkan proyek monumental ini.

tapi..ada satu bukti milik NASA yang amat kuat dan tidak bisa di sangkal bahwa..NASA memiliki batu bulan


Batuan-batuan ini memiliki karakteristik yang sama dengan batuan bulan yg ditemukan di pesawat ruang angkasa Rusia tanpa awak.Yang perlu diketahui bahwa batuan bulan itu sangat aneh,diantaranya :

1. Karena hanya mengandung sedikit air
2. (lihat gambar ke-2 batu bulan diatas)Karena sering terkena sinar kosmis selama jutaan tahun di permukaan bulan yang hampa udara,maka terbentuklah lubang-lubang aneh dipermukaannya.
3. Batuan bulan sangat berbeda dengan batuan bumi, dan tidak dapat dipalsukan dengan teknologi terbaru apapun.Untuk menghasilkan batuan bulan palsu ,setidaknya kita harus melumatkannya dengan tekanan 1.000 atmosfer dan memanasinya dengan suhu 1.100 derajat celcius selama beberapa tahun.Kemudian,selagi tetap berada dalam tekanan,dinginkan perlahan selama beberapa tahun lagi.
Betapa konyolnya NASA jika harus bersusah payah melakukan hal ini semua,betul tidak teman-teman?

Wednesday, October 15, 2008

Mimpi Obama Bertemu Ahmadinejad

Barack Obama dan Mahmoud Ahmadinejad
(Istimewa)

– Bakal calon presiden AS dari Partai Demokrat, Barack Obama, pernah menyatakan keinginannya untuk berbicara dengan para pemimpin negara-negara musuh Amerika. Tapi giliran dengan presiden Iran, Obama tampak ragu. Mengapa?

Boleh jadi Obama mulai mempelajari situasi politik yang terjadi di Iran belakangan ini. Saat ini posisi Presiden Mahmoud Ahmadinejad memang belum terlalu aman untuk terus bertahan. Apalagi mantan ketua perunding nuklir Iran, Ali Larijani, akan menjadi ketua baru parlemen Iran mendatang. Larijani dikenal sebagai penentang kebijakan Ahmadinejad.

Sementara Ketua Parlemen Gholam-Ali Hadad-Adel, yang pro Ahmadinejad, dilaporkan ditolak oleh para anggota baru parlemen untuk melanjutkan jabatannya.

Larijani, yang meraih kemenangan besar dalam pemilu sebagai kandidat dari kota agamis Qom, 130 kilometer di selatan Teheran, mewakili komunitas yang disebut 'kelompok revisionis konservatif'. Ini merupakan kelompok yang digunakan untuk mendukung presiden, namun secara perlahan memisahkan diri dan membentuk faksi sendiri.

Larijani mengundurkan diri Oktober lalu sebagai ketua perunding nuklir, menyusul perselisihannya dengan Ahmadinejad mengenai kebijakan nuklir. Sejak itulah ia muncul sebagai pengritik Ahmadinejad, terutama menyangkut kebijakan ekonominya yang menyebabkan inflasi tinggi.

Ini masih ditambah lagi dengan sanksi ekonomi dari PBB dan Barat, terkait dengan program nuklir Iran. Maka posisi Ahmadinejad jadi semakin sulit.

Terpilihnya Larijani sebagai ketua parlemen Iran akan menjadi isyarat utama bagi perubahan kekuatan legislatif. Perubahan ini sekaligus mengindikasikan akan semakin banyaknya tekanan parlemen terhadap Ahmadinejad dan pemerintahannya.

Dari sinilah sebenarnya keraguan Obama dapat bertemu Ahmadinejad itu bermula. Tapi ia menegaskan bahwa keinginannya untuk menemui tokoh garis keras itu tetap ada, bersamaan juga dengan pemimpin lainnya dari Kuba, Suriah, dan Venezuela, yang akan dilakukan tanpa prasyarat.

Obama menyatakan pemilu presiden Iran pada 2009 akan menjadi faktor penentu kapan pertemuan dengan para pemimpin vokal itu bakal terwujud. Artinya, Obama akan melihat siapa yang bakal tampil sebagai pemenang dalam pemilu Iran mendatang. Faktor inilah yang membuat Obama ragu pertemuan dengan Ahmadinejad itu akan terealisasi.

"Tak ada alasan mengapa kami perlu bertemu dengan Ahmadinejad sebelum kami tahu ia benar-benar tetap berkuasa. Pasalnya ia bukanlah tokoh paling berkuasa di Iran," tandas Obama saat kampanye di New Mexico, Selasa (27/5).

Sikap dan pandangan Obama itu langsung disambut kritik oleh pesaingnya dari Partai Republik, John McCain. Senator Arizona itu mengatakan perundingan dengan tokoh seperti Ahmadinejad akan menjadikan presiden Iran itu besar kepala sekaligus memberikan sinyal yang salah kepada sekutu AS di Timur Tengah, seperti Israel.

Apalagi Iran hingga kini tidak mengakui eksistensi Israel. Ahmadinejad bahkan menyebut Negeri Yahudi ini sebagai ‘mayat busuk’.

Keraguan Obama itu juga dicap kubu McCain sebagai bentuk inkonsistensi. Bahkan tim kampanye McCain menyebut Obama telah berjalan mundur. "Tahun lalu Senator Obama beberapa kali mengkonfirmasikan bahwa ia akan bertemu tanpa syarat dengan Ahmadinejad dan pemimpin Suriah, Kuba, serta Venezuela," kata juru bicara McCain, Brian Rogers.

Tapi Obama dan tim kampanyenya menegaskan bahwa seraya menunggu kemungkinan pertemuan itu digelar, perlu dilakukan persiapan di level bawah. Dalam kasus Iran, Obama mengatakan persiapan itu artinya harus ada pembicaraan di tingkat bawah terkait kejelasan mengenai keprihatinan Amerika terhadap program nuklir negeri Persia itu.

Tapi Washington juga harus rela mendengarkan perspektif Iran terkait program nuklir yang kontroversial itu. Dari sini sudah jelas, kata Obama, bahwa posisinya sangat konsisten.

"Saya sudah katakan bahwa dengan persiapan yang cukup, saya akan senang hati bertemu dengan para pemimpin dari negara berdaulat lainnya, termasuk negara-negara seperti Iran atau Korea Utara atau Venezuela," tegasnya.

"Saya sudah katakan bahwa penting untuk meyakinkan bahwa harus dimulai dengan pertemuan di tingkat bawah dan harus ada agenda yang jelas, sehingga pertemuan itu menjadi konstruktif."

Obama sebenarnya tak pernah ragu dengan kebijakannya, terutama kebijakan luar negeri. Namun yang menjadi perhatian Obama adalah setiap pembicaraan yang berpotensi menjadi kontroversi, harus disiapkan dengan sangat matang.

Jadi, pernyataan Obama itu menjadi semacam penegasan bahwa dirinya cukup mampu dan matang dalam memimpin negeri sebesar Amerika Serikat, meski pengalamannya masih minim

Tuesday, October 14, 2008

TIPS MENIKAHI ANAKNYA BILL GATES

Seorang ayah sangat menginginkan anaknya untuk menjadi suami dari anak perempuan Bill Gates. Akhirnya semua cara pun ia tempuh untuk memenuhi targetnya tersebut.

Ayah : Anakku, aku ingin kamu menikah dengan wanita pilihan Ayah
Anak : Maaf, Ayah! Aku hanya akan menikah dengan wanita pilihanku sendiri
Ayah : Tapi, Anakku, Wanita ini adalah anaknya Bill Gates
Anak : Ah, Serius, Yah? Kalo gitu, Ok, deh!

Hari berikutnya, Sang ayah mendekati Bill Gates

Ayah : Saya telah memilihkan calon suami untuk anakmu
Bill Gates : Tapi, anakku masih terlalu muda untuk menikah sekarang
Ayah : Weits, tunggu dulu. Calon yang aku pilihkan ini adalah vice president dari Bank Dunia
Bill Gates : Ah, Serius Lo?? Kalo gitu, Ok, deh!

Akhirnya Sang Ayah mendekati President Bank Dunia

Ayah : Saya memiliki seorang anak muda yang bisa dijadikan vice president untuk kamu
President : Oh, maaf, saya sudah memiliki banyak calon VP untuk itu
Ayah : Tapi kamu tidak tau, kan, Anak laki-laki ini adalah menantunya Bill Gates
President : Ah, Serius Lo??? Kalo gitu, Ok, deh!

Presiden Nikaragua : Krisis Ekonomi di Amerika Adalah Hukuman dari Tuhan

Presiden Nikaragua Daniel Ortega

Presiden Nikaragua, Daniel Ortega (AFP)

Presiden Nikaragua yang beraliran kiri, Daniel Ortega yang merupakan musuh berbuyutan dengan Amerika Serikat sejak era perang dingin menyatakan, Tuhan menghukum Amerika Serikat dengan krisis keuangan supaya negara itu sadar dan mengubah kebijakannya atas negara -negara miskin.

“Sangat mengherankan sebagai negara super power, mereka menghamburkan miliaran dollar dalam perang yang brutal, sementara banyak orang lain yang tidak punya cukup uang untuk memiliki rumah, ” demikian menurut mantan gerilyawan Marxist itu dalam sebuah pidato Kamis kemarin.

“Tuhan menghukum Amerika Serikat” atas kebijakan ekonomi mereka terhadap negara-negara miskin dan berkembang di seluruh dunia, menurut Ortega, yang pertama kali memerintah Nikaragua pada tahun 1980 saat partai pimpinannya Sandinista terlibat perang dengan pemberontak yang didukung oleh Amerika Serikat.

Partai Sandinista kalah pada Pemilu tahun 1990 tetapi Ortega kembali ke puncak kekuasaan pada Pemilu 2006. Sejak itu mantan pemberontak tersebut berbicara lantang menantang Amerika Serikat dengan menyebutnya sebagai “tirani” , kemudian beraliansi dengan pemimpin Amerika Latin anti Amerika lainnya, seperti President Venezuela Hugo Chavez.

Manuel Zelaya,Daniel Ortega,Hugo Chavez 25 Augustus 2008

Presiden Honduras, Manuel Zelaya (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Nikaragua Daniel Ortega (kiri) di depan Presiden Venezuela, Hugo Chavez (tengah) 25 Augustus 2008 (AFP)

Banyak diantara negara-negara Amerika Latin mengadopsi model kebijakan ekonomi pro pasar yang disarankan oleh Washington sejak tahun 1990, namun hal itu tidak berpengaruh besar untuk mengurangi tingkat kemiskinan.

Menurut Ortega , krisis ekonomi saat ini akan meningkatkan aliran uang masuk ke Nikaragua, karena imigran mengirimkan uang kepada keluarganya meskipun kehilangan pekerjaan di Amerika karena lesunya perekonomian.

Rakyat Nikargua yang bekerja di luar negeri mengirimkan antara US $800 juta dan US $ 1 milliar dolar per tahunnya, menurut Bank Sentral Nikargua. (reuters

kapitalisme amerika menghadapi kehancuran


Joseph Stiglitz, salah seorang pemenang hadiah Nobel bidang ekonomi mengingatkan negara-negara yang selama ini meniru sistem kapitalisme gaya Amerika, bersiap-siaplah menghadapi "kehancuran"


Pemenang hadiah Nobel bidang ekonomi Joseph Stiglitz mengingatkan negara-negara yang selama ini meniru sistem kapitalisme gaya Amerika, bersiap-siaplah untuk menghadapi "kehancuran" ekonominya. Ia mengatakan, upaya penyelamatan yang diumumkan pemerintahan George W. Bush berupa kucuran dana sebesar 700 milyar dollar serta rencana nasionalisasi sejumlah bank merupakan tanda-tanda kematian sistem kapitalisme ala AS.

"Orang-orang di seluruh dunia dulu sangat mengagumi sistem perekonomian kita, dan kami mengatakan jika anda ingin seperti kami, inilah hal-hal yang harus kalian lakukan--serahkan kekuasaan pada pasar. Yang jadi persoalan sekarang, mereka yang tidak menghormati model itu lagi yang kini menjadi penyebab krisis ini terjadi," kata Stiglitz pada Washington Post .

Hari Jumat kemarin, Presiden Bush mengumumkan rencana penyelamatan baru senilai 700 milyar dollar dan untuk pertama kalinya pemerintah AS memberikan otorisasi pada Departemen Keuangannya untuk membeli bukan hanya pinjaman-pinjaman hipotek yang macet, tapi juga bank-bank yang bermasalah.

Kebijakan nasionaliasi secara parsial dalam industri perbankan, merupakan langkah baru yang diambil pemerintahan Bush dari sejumlah langkah yang dilakukan untuk menstabilkan perekonomiannya akibat hantaman badai krisis keuangan. Meski langkah nasionalisasi tersebut oleh sejumlah kalangan dianggap sebagai langkah yang kurang perhitungan.

Sejauh ini, pemerintah AS sudah mengambil alih lembaga-lembaga pinjaman seperti Fannie and Freddie Mac serta memberikan kucuran dana untuk menyelamatkan perusahaan asuransi terbesar di AS, AIG.

Lebih lanjut Stiglitz mengatakan, krisis keuangan di AS yang menjalar menjadi krisis keuangan global bahkan lebih buruk dari Great Depression pada era 1930-an membuka mata masyarakat internasional akan rapuhnya sistem kapitalisme yang dianut Negeri Paman Sam. Sistem ini terbukti, pada akhirnya hanya membuat mereka yang menganutnya menjadi sengsara.

"Setiap orang merasa, penderitaan yang mereka alami sekarang karena ulah kami," ujar Stiglitz.

Dunia kini sedang mengkhawatirkan akan terjadinya resesi global, melihat kondisi sejumlah bursa saham di dunia ikut anjlok mulai dari Eropa, Asia sampai Timur Tengah. Sejumlah negara bahkan sempat menghentikan perdagangan di bursa sahamnya, antara lain Rusia, Austria, Islandia, Rumania, Ukraina, Brazil termasuk Indonesia.

Di Korea, Menteri Keuangan Korea Selatan sampai mengatakan,"Banyak orang Korea bertanya, bagaimana bisa negara Amerika Serikat bisa menjadi begitu lemah."

Pada akhirnya, moral negara besar seperti AS yang selama ini membangga-banggakan sistem kapitalisme yang dianutnya ke berbagai negara di dunia, dipertanyakan setelah AS sendiri tidak mampu membuktikan bahwa model ekonomi yang dianutnya adalah model ekonomi yang bisa mensejahterakan umat manusia.

Negara-negara yang selama ini, menghindar dari ajakan AS untuk mengikuti model ekonominya, terbukti tidak terlalu terpengaruh dengan krisis keuangan global yang terjadi saat ini. Direktur Peterson Institute for International Economics, C. Fred Bergsten mencontohkan salah satu negara itu adalah China.

"Jika Anda melihat di seluruh dunia, China jauh lebih baik sekarang dibandingkan AS. China, yang selama ini bertahan untuk tidak mengikuti seruan Washington dan Wall Street agar mengadopsi gaya kapitalisme Amerika, nampaknya tidak terlalu terpengaruh oleh kehancuran ekonomi yang terjadi saat ini," papar Bergsten.

Kini sudah saatnya, masyarakat dunia, termasuk Indonesia, tidak lagi mengekor AS dalam sistem perekonomiannya. Amerika dan sistem kapitalisme sudah mati, dan saatnya melirik alternatif sistem perekonomian yang lebih manusiawi dan beradab, salah satunya sistem perekonomian Syariah.